Thursday, August 31, 2017

Tips Mengejar Gelar Sarjana "Menjaga Semangat"

Ada orang-orang yang menganut prinsip “lebih cepat, lebih baik” termasuk untuk urusan periode kuliah. Kalau kuliah S1 yang standarnya 4 tahun bisa dipersingkat menjadi 3.5 atau bahkan 3 tahun, kenapa nggak?
Lulus cepat berarti menghemat bayaran kuliah, bisa lebih cepat kerja, dan bagi yang udah ngebet lebih dekat ke jenjang pernikahan. Uhuy!
Kalau kamu tipe yang pengen cepet lulus kuliah, simak deh caranya berikut ini. Kamu yang pengen lulus on time alias nggak molor juga bisa, tuh, menerapkan sebagian tips ini.

1. Cari tahu tentang aturan/prosedur kuliah di kampusmu.
2. Jangan sampai ada mata kuliah yang nggak lulus.
3.Nilai harus oke.
4. Ambil SKS yang banyak
5. Kerjakan skripsi sejak awal.
6. Ikutan semester pendek.
7. Siapkan magang.
8. Buat goal dan timeline.
9. Kepoin senior.
10. Memotivasi diri.
11. Terapkan study-life balance.
12. Berdoa.

Lulus cepat dengan hasil gemilang memang bukan perkara gampang. Tapi semua memungkinkan kalau kamu sungguh-sungguh berusaha dan berdoa.
Semoga berhasil!


MATERI FIKIH Fatwa MUI Tentang Asuransi, Apakah Haram atau Halal

Memiliki asuransi bisa menjadi usaha perlindungan finansial terhadap hidup Anda di masa depan karena kita tidak tahu hal apa yang mungkin terjadi baik itu asuransi harta, asuransi jiwa, ataupun asuransi kesehatan. Dengan asuransi hal-hal buruk yang menimpa Anda akan mendapatkan biaya ganti rugi oleh perusahaan asuransi dengan melakukan klaim. Artinya, asuransi memiliki manfaat perlindungan bagi siapa saja yang terdaftar sebagai peserta asuransi, baik asuransi yang dikelola pemerintah maupun pihak swasta.
Sebagai contoh, Anda terkena musibah dan mengalami kecelakaan sehingga mengharuskan Anda dirawat inap di rumah sakit. Untungnya, Anda memiliki asuransi kesehatan sehingga semua biaya berobat dan rumah sakit Anda akan ditanggung oleh pihak asuransi. Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi secara finansial.

Hanya saja, tidak semua masyarakat Indonesia sadar akan pentingnya memiliki asuransi sebagai bentuk perlindungan diri pribadi. Bahkan, sebagian umum masyarakat masih memandang asuransi memiliki unsur yang merugikan dan bertentangan dengan agama.
Terkait hal ini, asuransi di Indonesia ternyata telah memiliki fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut ulasan lengkapnya.
Fatwa Tentang Asuransi
Islam tidak melarang Anda memiliki asuransi. Asuransi diperbolehkan asalkan dana yang terkumpul dikelola sesuai dengan syariat-syariat Islam. Hal ini disebutkan dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) NO: 21/DSN-MUI/X/2001 tentang pedoman asuransi syariah. Fatwa tersebut memuat tentang bagaimana asuransi yang sesuai dengan syariat agama islam.
Berikut ringkasan pandangan MUI terhadap asuransi yang perlu diketahui:
1. Bentuk Perlindungan

Dalam kehidupan, kita memerlukan adanya dana perlindungan atas hal-hal buruk yang akan terjadi. Hal ini ditegaskan oleh fatwa MUI NO: 21/DSN-MUI/X/2001 menyatakan, “Dalam menyongsong masa depan dan upaya meng-antisipasi kemungkinan terjadinya risiko dalam kehidupan ekonomi yang akan dihadapi, perlu dipersiapkan sejumlah dana tertentu sejak dini.” Salah satu upaya solusi yang bisa dilakukan adalah memiliki asuransi yang dikelola dengan prinsip-prinsip syariah.
Asuransi dibutuhkan guna perlindungan terhadap harta dan nyawa secara finansial yang risikonya tidak dapat diprediksi. Hal-hal yang umumnya diasuransikan adalah rumah, kendaraan, kesehatan, pendidikan dan nyawa. Dengan memiliki asuransi, Anda tidak perlu khawatir akan risiko yang akan menimpa karena risiko tersebut dapat diminimalisir dan mendapat ganti rugi.
2. Unsur Tolong menolong
Semua ajaran agama yang ada pasti mengajarkan sikap tolong-menolong terhadap sesama. Dalam kehidupan sosial tolong-menolong dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, baik secara finansial maupun kebaikan. Fatwa MUI NO: 21/DSN-MUI/X/2001 menyebutkan di dalam asuransi syariah terdapat unsur tolong-menolong diantara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai syariah.
3. Unsur Kebaikan
Dalam setiap produk asuransi syariah mengandung unsur kebaikan atau istilahnya memiliki akad tabbaru’. Secara harfiah, tabbaru’ dapat diartikan sebagai kebaikan. Aturannya, jumlah dana premi yang terkumpul disebut hibah yang nantinya akan digunakan untuk kebaikan, yakni klaim yang dibayarkan berdasarkan akad yang disepakati pada awal perjanjian.
Adapun besarnya premi dapat ditentukan melalui rujukan yang ada, misalnya merujuk pada tabel mortalita untuk menentukan premi pada asuransi jiwa dan tabel morbidita untuk menentukan premi pada asuransi kesehatan, dengan syarat tidak memasukkan unsur riba dalam perhitungannya.
4. Berbagi Risiko dan Keuntungan
Dalam asuransi yang dikelola secara prinsip syariah, risiko dan keuntungan dibagi rata ke orang-orang yang terlibat dalam investasi. Hal ini dinilai cukup adil dan sesuai dengan syariat agama karena menurut MUI, asuransi hendaknya tidak dilakukan dalam rangka mencari keuntungan komersil.
Risiko yang dimaksud adalah risiko yang terjadi pada salah satu peserta asuransi yang terkena musibah, maka ganti rugi (klaim) yang didapat dari peserta asuransi yang lain. Dengan kata lain, saat seorang peserta mendapat musibah peserta lain juga ikut merasakannya. Begitu juga dengan keuntungan yang didapat. Dalam asuransi syariah keuntungan yang didapat dari hasil investasi premi dalam akad mudharabah dapat dibagi-bagikan kepada peserta asuransi dan tentu saja disisihkan juga untuk perusahaan investasi.
5. Bagian dari Bermuamalah

Muamalah merupakan bagian dari hukum islam yang mengatur hubungan antar manusia. Contoh hubungan yang diatur dalam islam adalah jual beli dan perdagangan. Hal tersebut juga menjadi landasan dari asuransi syariah. Menurut MUI asuransi juga termasuk bagian dari bermuamalah karena melibatkan manusia dalam hubungan finansial. Segala aturan dan tata caranya tentu saja harus sesuai dengan syariat islam. Jadi dalam berpartisipasi dalam bermuamalah, Anda dianggap ikut serta dalam menjalani perintah agama.
6. Musyawarah Asuransi
MUI menegaskan dalam ketentuan berasuransi, jika  salah  satu  pihak  tidak  menunaikan  kewajibannya  atau  jika terjadi  perselisihan  di  antara  para  pihak,  maka  penyelesaiannya dilakukan   melalui   Badan   Arbitrasi   Syari’ah   setelah   tidak tercapai kesepakatan melalui musyawarah.
7. Akad dalam Asuransi Syariah
MUI juga menegaskan aturan akad yang digunakan dalam asuransi. Akad yang dimaksud adalah perikatan antara peserta asuransi dengan perusahaan asuransi. Di dalam akad tidak boleh terdapat unsur gharar (penipuan), maysir (perjudian), riba, zhulm (penganiayaan), risywah (suap), barang haram dan maksiat karena tujuan akad adalah saling tolong-menolong dengan mengharapkan ridha dan pahala dari Allah.
Terdapat 3 jenis akad dalam asuransi syariah yang perlu Anda ketahui, yaitu
1. Akad Tijarah
Akad tijarah adalah semua bentuk akad yang dilakukan untuk tujuan komersial. Maksud tujuan komersial dalam asuransi syariah adalah mudharabah, yakni investasi yang dilakukan oleh perusahaan asuransi yang dananya didapati dari dana premi peserta asuransi. Hal ini dilakukan guna mendapatkan keuntungan karena dalam asuransi syariah, perusahaan asuransi diwajibkan melakukan investasi.
2. Akad Tabbaru’
Akad tabarru’ adalah semua bentuk akad yang dilakukan dengan tujuan kebajikan dan tolong-menolong, bukan hanya untuk tujuan komersial. Dana premi yang terkumpul menjadi dana hibah yang dikelola oleh perusahaan asuransi. Selanjutnya, dana hibah yang terkumpul digunakan untuk klaim asuransi bagi peserta yang terkena musibah.
3. Akad Wakalah bil ujrah
Akad Wakalah adalah akad di mana peserta memberikan kuasa kepada perusahaan asuransi dengan imbalan pemberian ujrah (fee). Sifat akad wakalah adalah amanah, jadi perusahaan asuransi hanya bertindak sebagai wakil (yang mengelola dana) sehingga perusahaan tidak menanggung risiko terhadap kerugian investasi. Selain itu juga tidak ada pengurangan fee yang diterimanya oleh perusahaan, kecuali karena kecerobohan atau wanprestasi



Sunday, August 27, 2017

Kumpulan RPP Bahasa Arab MTs Semester Ganjil Lengkap

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                                      MTs …………..
Mata Pelajaran                        Bahasa Arab
Kelas/Semester                                 IX/Ganjil
Materi Pokok                           : رأس السنة الهجرية ؛ الحفل بمولد الرسول ؛ نزول القرآن والعيدان
Alokasi Waktu                          : 4 Minggu x 2 Jam pelajaran @ 40Menit

A.  Kompetensi Inti
1.      Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2.      Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin,tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun,  percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3.      Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4.      Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B.   Kompetensi Dasar
1.1         Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Arab sebagai bahasa pengantar komunikasi internasional dan bahasa pengantar khazanah keislaman yang diwujudkan dalam semangat belajar.
2.1         Menunjukkan perilaku jujur dan percaya diri dalam berkomunikasi dengan lingkungan sosial sekitar rumah dan sekolah.
2.2         Menunjukkan perilaku motivasi internal (intrinsik) untuk pengembangan kemampuan berbahasa.
2.3         Menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam mempraktikkan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi internasional dan pengantar dalam mengkaji khazanah keislaman.
3.1        Mengidentifikasi bunyi kata, frasa, dan kalimat bahasa  Arab yang berkaitan dengan : رأس السنة الهجرية ؛ الحفل بمولد الرسول ؛ نزول القرآن والعيدان baik secara lisan maupun tertulis.
3.2        Melafalkan bunyi huruf, kata, frasa, dan kalimat bahasa Arab yang berkaitan dengan:رأس السنة الهجرية ؛ الحفل بمولد الرسول ؛ نزول القرآن والعيدان
3.3        Menemukan makna atau gagasan dari ujaran kata, frasa, dan kalimat bahasa Arab yang berkaitan dengan: رأس السنة الهجرية ؛ الحفل بمولد الرسول ؛ نزول القرآن والعيدان
4.1        Mendemonstrasikan ungkapan sederhana tentang topik رأس السنة الهجرية ؛ الحفل بمولد الرسول ؛ نزول القرآن والعيدان
dengan memperhatikan struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
4.2        Menunjukkan contoh ungkapan sederhana untuk menyatakan, menanyakan dan merespon tentang:رأس السنة الهجرية ؛ الحفل بمولد الرسول ؛ نزول القرآن والعيدان   dengan memperhatikan struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
4.3        Menyampaikan berbagai informasi lisan sederhana  tentang : رأس السنة الهجرية ؛ الحفل بمولد الرسول ؛ نزول القرآن والعيدان
4.4        Mengungkapkan informasi secara tertulis tentang : رأس السنة الهجرية ؛ الحفل بمولد الرسول ؛ نزول القرآن والعيدان   dalam berbagai struktur bahasa sederhana secara tepat.
4.5        Menyusun teks sederhana tentang topik  رأس السنة الهجرية ؛ الحفل بمولد الرسول ؛ نزول القرآن والعيدان   dengan memperhatikan struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar sesuai konteks

C.  Indikator Pencapaian Kompetensi
1.1.1        Mensyukuri nikmat Allah berupa kesempatan belajar bahasa Arab.
1.1.2        Menunjukkan sikap semangat dalam belajar bahasa Arab.
2.1.1        Menyebutkan nama benda-benda dalam bahasa Arab dengan benar ketika berinteraksi dengan lingkungan sosial sekitar rumah dan sekolah.
2.2.1        Menunjukkan sikap mengembangkan kemampuan menggunakan bahasa Arab setiap hari.
2.3.1        Mempraktikkan bahasa Arab dengan benar ketika berinteraksi dengan lingkungan sosial sekitar rumah dan sekolah
3.1.1        Menirukan dan menunjukan bunyi kata, frasa, dan kalimat bahasa  Arab yang berkaitan dengan :
 رأس السنة الهجرية
baik secara lisan maupun tertulis.
3.2.1        Melafalkan secara langsung bunyi huruf, kata, frasa, dan kalimat bahasa Arab yang berkaitan dengan:
رأس السنة الهجرية
3.3.1        Mengetahui arti kata, frasa dan kalimat dalam bahasa Arab dengan benar terkait dengan topik
 رأس السنة الهجرية
3.3.2        Menentukan makna atau gagasan dari ujaran kata, frasa, dan kalimat bahasa arab secara rinci yang berkaitan dengan:
رأس السنة الهجرية
4.1.1        Menghafal ungkapan sederhana tentang topik
رأس السنة الهجرية
dengan memperhatikan struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.
4.1.2        Menirukan ungkapan sederhana tentang topik
رأس السنة الهجرية
dengan memperhatikan struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.
4.2.1        Menunjukkan contoh ungkapan sederhana untuk menyatakan, menanyakan dan merespon tentang:
رأس السنة الهجرية
dengan memperhatikan struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
4.2.2        Memperagakan hiwar dengan tepat tentang:
رأس السنة الهجرية
4.3.1        Mengungkapkan berbagai informasi lisan sederhana  tentang :
 رأس السنة الهجرية
4.4.1        Menyajikan informasi secara tertulis tentang :
 رأس السنة الهجرية
dalam berbagai struktur bahasa sederhana secara tepat.
4.5.1        Menyusun teks sederhana tentang topik
 رأس السنة الهجرية
dengan memperhatikan struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar sesuai konteks

D.  Materi Pembelajaran
v  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Keterampilan Menyimak dan berbicara  (الحوار) رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Keterampilan membaca  (القراءة)  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Keterampilan Menulis  (الكتابة)  رأس السنة الهجرية الجديدة
E.   Langkah-langkah Pembelajaran

1. Pertemuan Ke-1 ( 2 x 40 menit )
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi
v  Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran
v  Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
v  Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
  • Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, pada kelas VIII
  • Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
  • Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
  • Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
  • Apabila materitema// projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang:
Ø  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung
  • Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
  • Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
  • Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung
  • Pembagian kelompok belajar
  • Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

10
menit
Kegiatan Inti
Sintak
Model Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topic
dengan cara :
v  Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto berikut ini
Ø  Peserta didik diminta mengamati gambar yang disajikan oleh guru atau mengamati gambar yang terdapat pada buku siswa yang berhubungan dengan
§  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Mengamati
Ø  Peserta didik diminta mengamati atau menyimak ungkapan berikut ini
Kemudian Tulislah nomor ungkapan di atas pada kolom di bawah gambar yang sesuai!

v  Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung),
Ø  Peserta didik diminta membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Mendengar
Ø  Peserta didik diminta mendengarkan pemberian materi oleh guruyang berkaitan dengan
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Menyimak,
Ø  Peserta didik diminta menyimak penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran  mengenai :
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
v  Mengajukan pertanyaan tentang :
Ø  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya  :
Data
collection
(pengumpulan
data)
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
v  Mengamati obyek/kejadian,
v  Wawancara dengan nara sumber
v  Mengumpulkan informasi
Ø  Peserta didik diminta mengumpulkan data yang diperoleh dari berbagai sumber tentang
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Membaca sumber lain selain buku teks,
Ø  Peserta didik diminta mengeksplor pengetahuannya dengan membaca buku referensi tentang
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Mempresentasikan ulang
Ø  Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan  tentang
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Aktivitas :
Ø  Peserta didik diminta melakukan untuk mengisi latihan kosakata berikut ini
v  Mendiskusikan
Ø  Peserta didik diminta membentuk kelompok yang terdiri dari 4-5 orang di tiap kelompoknya
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Mengulang
v  Saling tukar informasi tentang  :
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data
processing
(pengolahan
Data)
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
v  Berdiskusi tentang data :
Ø  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
yang sudah dikumpulkan / terangkum dalam kegiatan sebelumnya.
v  Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
v  Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
Verification
(pembuktian)
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
v  Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan : 
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalizatio
(menarik
kesimpulan)
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
v  Menyampaikan hasil diskusi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
v  Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang :
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
v  Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.
v  Menyimpulkan  tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang
§  Keterampilan menyimak (الاستماع).  رأس السنة الهجرية الجديدة
v  Menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
v  Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan  beberapa pertanyaan kepada siswa.
v  Menyelesaikan  uji kompetensi  yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran
60
menit
Catatan :
Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)

Kegiatan Penutup
Peserta didik :
  • Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Ø  Peserta didik di minta merenungkan kembali tentang materi yang telah dipelajari dengan cara membuat peta konsep, rangkuman/kesimpulan dipandu oleh guru.
  • Mengagendakan pekerjaan rumah.
  • Mengagendakan projek yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
  • Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa. Peserta didik yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian projek.
  • Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik


10

menit

Download Kumpulan RPP Bahasa Arab MTs Semester Ganjil Lengkap 1

Download Kumpulan RPP Bahasa Arab MTs Semester Ganjil Lengkap 2

Download Kumpulan RPP Bahasa Arab MTs Semester Ganjil Lengkap 3

Download Kumpulan RPP Bahasa Arab MTs Semester Ganjil Lengkap 4

Download Kumpulan RPP Bahasa Arab MTs Semester Ganjil Lengkap 5

Download Kumpulan RPP Bahasa Arab MTs Semester Ganjil Lengkap 6